Sabtu, 19 Oktober 2013

iPhone 5S - Versi "S" Yang Selalu Surprising



Sebelumnya, Gua mau bilang Thanks buat The Verge atas infonya dan Foto-Fotonya

2 tahun yang lalu Apple memberikan kejutan dengan peluncuran iPhone 4S bersama SIRI, asisten virtual yang cukup menggemaskan. Fitur SIRI sangat hebat, meskipun tidak bekerja sebagaimana yang Apple iklankan. Meski begitu, SIRI sangan dikagumi, bahkan Samsung membuat "kembaranya" yaitu S-Voice, yang jauh lebih parah dari SIRI. Tahun ini Apple memberikan kejutan lainnya pada versi "S" nya. iPhone 5S meluncur dengan Fitur yang sangat kontroversial, Pemindai Sidik Jari. Meskipun bukan yang pertama, namun banyak yang telah mencoba, dan gagal. Apakah iPhone 5S kembali mengangkat standart smartphone? Apakah 5S mampu mengkomersialkan Pemindai Sidik Jari?

Ada Uang, Ada Barang






Tak bisa dipungkiri, iPhone 5S terlihat mewah dan elegan. Memang dengan harga yang di atas rata-rata, anda juga mendapat Smartphone yang di atas rata rata. Fit & Finish nya sangat bagus. Design unibody alias tanpa celah iPhone 5S sangat nyaman, baik di mata maupun di tangan. Dengan ukuran layar yang "hanya" 4inch, sudah barang tentu iPhone 5S ramah di tangan. Aluminium dan kaca menjadi bahan utama dalam 5S. Di pinggir 5S, aluminium dipoles sedemikian rupa, sehingga menghasilkan pinggiran yang semulus kaca. Sungguh detail yang indah. Kesimpulannya, iPhone tetap menjadi Smartphone dengan desain terbaik, meskipun 4 inch terasa semakin kecil.




Design unibody alias tanpa celah iPhone 5S sangat nyaman, baik di mata maupun di tangan





iPhone 5S tersedia dalam 3 warna. Space Grey, Silver, & Champagne alias emas. Ketiganya sungguh menawan. Warna apapun yang anda pilih, ketiganya tetap memberikan aura mewah. Warna Hitam yang dulunya sering dikeluhkan karena sangat mudah tergores, kini digantikan warna Space Gray yang berwarnya abu-abu gelap. Untuk desain keseluruhan, tak banyak yang berubah dibandingkan iPhone 5, kecuali beberapa detail kecil, seperti Home Button yang kini terdapat aluminium dan dilapisi kaca sapphire.



Mengetik Password Semakin Menjenuhkan





Salahsatu fitur terbaik iPhone 5S adalah Pemindai Sidik Jari bernama TouchID. Meskipun bukan yang pertama, namun Apple mampu mengimplementasikannya dengan tepat untuk pertama kali. Caranya gampang, anda hanya harus meletakan salahsatu jari ke Home button, dan Voia! semuanya berfungsi secara mulus. Mengaturnya hanya butuh beberapa menit dan iPhone bisa menyimpan sampai 5 sidik jari.



Awalnya memang agak canggung, namun lama-kelamaan akan terbiasa dan mengetik password menjadi suatu hal yang menjenuhkan. Selain untuk membuka iPhone, TouchID juga bisa digunakan untuk membeli aplikasi di App Store, yang biasanya membutuhkan password. Namun anda juga harus mengetik password 4 digit, seandainya 5S tak mengenal sidik jari anda. Overall, TouchID berfungsi dengan sangat baik, Dan gua berharap kedepanya TouchID bisa digunakan pada aplikasi pihak ke-3, seperti Twitter, Facebook, PayPal, dll. (dimana untuk nge-tweet harus memindai sidik jari dulu hehe)


Awalnya memang agak canggung, namun lama-kelamaan akan terbiasa dan mengetik password menjadi suatu hal yang menjenuhkan




iPhone Yang "Anti-Jadul"




Tak seperti smartphone Android kebanyakan, iPhone biasanya selalu low-profile dalam urusan spesifikasi. Coba lihat iPhone 5. Ketika Smartphone High-end sudah mengadaptasi Quad-core dan RAM 2GB, iPhone 5 masih mengandalkan Dual-core dan RAM 1GB. Namun iPhone 5S membawa sesuatu yang berbeda. Kini iPhone 5S (spesifikasi lihat disini) dengan prosesor A7 yang berbasis 64-bit, dalam benchmark test, mengalahkan semua High-end smartphone di kelasnya. Meski begitu tak banyak perbedaan antara iPhone 5S dengan 5&5C. Prosesor 64-bit belum akan terlalu berguna, sampai ada aplikasi yang memanfaatkanya. Bisa dikatakan, Apple memasang fitur "anti-jadul" pada iPhone 5S. Selain prosesor A7, apple juga menambahkan prosesor yang lebih kecil bernama M7, yang berfungsi menentukan aktifitas kita, dan menyesuaikan iPhone dengan kita. Contohnya, ketika gua sedang bawa mobil, M7 mengetahuinya dan mematikan Wifi, atau pada saat gua sedang tidur, M7 akan mengurangi konsumsi battery, dan lain-lain. Selain itu, M7 memberikan data yang lebih spesifik kepada aplikasi fitness.




 Prosesor 64-bit belum akan terlalu berguna, sampai ada aplikasi yang memanfaatkanya


Urusan Battery, iPhone 5S tak banyak berubah dari 5. Dikutip dari The Verge, 5S hanya bertahan sehari, tak banyak berbeda dari iPhone 5. Mungkin saatnya Apple membuat smartphone yang lebih besar *kode.



Satu hal yang paling menggangu adalah sistem notifikasi iOS 7 yang kurang produktif, serta menggangu. Namun perpaduan software dan hardware iPhone memang menjadi daya jual tersendiri, sebur saja kamera. Kamera iPhone 5S sangat bagus, secara hardware dan software.






41MP > 8MP




Meksi Lumia 1020 menawarkan 41MP, berbicara mengenai kamera smartphone yang paling praktis namun dengan hasil yang menawan, iPhone 5S tetap yang terbaik. Meski hanya menawarkan 8MP, namun kualitas gambar yang dihasilkan sangat bagus. Dalam keadaan remang pun gambar tetap tajam, Hell, Burberry menggunakan 9 iPhone 5S untuk merekam Fashion Show mereka. Dan jika masih dirasa kurang, TrueTone Flash dapat memberikan hasil yang bagus dikala kondisi cahaya kurang.





Kamera 5S juga mempunyai beberapa fitur baru, seperti Burst Shot yang mampu mengambil 10 gambar per detik, serta mampu merekam video Slow Motion (120fps) dan hasilnya mengagumkan (seperti film Hollywood, kurang lebih).  Secara keseluruhan, kamera iPhone 5S sangat mengagumkan, namun tak seperti Lumia 1020 yang membutuhkan tangan Pro, Kamera iPhone 5S sangat mudah digunakan. Tak perlu mengatur ini dan itu, biarkan iPhone anda yang bekerja.

Hell, Burberry menggunakan 9 iPhone 5S untuk merekam Fashion Show mereka






Ngebungkus


Kelebihan
- Desain yang mengagumkan
- Prosesor yang superkencang
- Kamera yang impresif
- TouchID yang mudah digunakan

Kekurangan
- Layar 4 inch terasa kecil
- Notifikasi iOS terasa kurang sempurna







Perubahan Kecil yang Terasa Besar

Final Score : 9.1


Apple sangat hebat dalam membuat sebuah Smartphone. iPhone 5S, meskipun merupakan upgrade kecil dari 5, namun perubahanya terasa. Kameranya lebih baik, prosesornya lebih cepat, serta fitur TouchID yang tidak terasa canggung, dan sudah terintegrasi dengan baik pada iPhone membuat 5S menjadi iPhone terbaik, bahkan Smartphone terbaik yang pernah dibuat. Apple lebih memilih meningkatkan fungsi dari fitur yang telah ada, daripada memberikan segudang fitur untuk menunjukan apa yang mereka bisa. iPhone 5S lebih bisa diandalkan dan lebih baik dari sebelumnya.

Namun perubahan besar dari iPhone 5S belum akan terasa sekarang. Apple mecoba membuat 5S "anti-jadul" kedepanya. Mungkin setahun atau dua tahun lagi, 5S tetap akan menjadi smartphone yang hebat, bahkan lebih. That's the best reason to fight spec war.

Harga iPhone 5S berkisar dari $649 - $849 atau sekitar 6.5 Juta rupiah s/d 8.5 Juta rupiah. Belum ada konfiirmasi kapan iPhone 5S dan 5C masuk Indonesia. Stay Tuned!


Skor (1-10)
  • Design - 9
  • Layar - 9
  • Camera - 9
  • Peformance - 10
  • Software - 8
  • Battery - 8
  • Ekosistem - 10
  • X-Factor : 10











Tidak ada komentar:

Posting Komentar